Jika Orangtua Memerintahkan Kemaksiatan Atau Kemusyrikan Sikap Yang Tepat Adalah

Bagi setiap individu, hubungan dengan orangtua adalah salah satu hubungan paling penting dalam kehidupan. Namun, terkadang orangtua juga bisa memberikan perintah yang bertentangan dengan nilai-nilai agama atau moral. Dalam situasi seperti ini, bagaimana seharusnya sikap yang diambil oleh anak? Apakah patuh pada orangtua yang memerintahkan kemaksiatan atau kemusyrikan? Artikel ini akan membahas sikap yang tepat dalam menghadapi situasi ini menurut ajaran agama Islam.

Agama Islam dan Ketaatan Kepada Orangtua

Islam merupakan agama yang sangat menghormati kedudukan orangtua. Ketaatan kepada orangtua dianggap sebagai salah satu kewajiban yang sangat penting dalam ajaran Islam. Allah SWT berfirman dalam Al Quran, “Dan hendaklah kamu berbakti kepada kedua orang tuamu. Dan jika salah seorang dari keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (Al-Isra: 23) Dengan demikian, ketaatan kepada orangtua merupakan suatu kewajiban yang harus dijunjung tinggi dalam ajaran Islam.

Perintah Kemaksiatan atau Kemusyrikan dari Orangtua

Namun demikian, tidak semua perintah dari orangtua harus dipatuhi, terutama jika perintah tersebut bertentangan dengan ajaran agama. Dalam ajaran Islam, tidak diperbolehkan untuk patuh pada perintah yang menyuruh melakukan kemaksiatan atau kemusyrikan. Allah SWT juga berfirman dalam Al Quran, “Dan jika keduanya memaksamu supaya kamu mempersekutukan denganku sesuatu yang sekali-kali tidak ada pengetahuan (tentangnya) maka janganlah kamu mentaati keduanya.” (Luqman: 15)

Lebih lanjut, Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam hal maksiat kepada Allah.” (HR Ahmad dan Ad-Darimi) Oleh karena itu, ketika orangtua memerintahkan kemaksiatan atau kemusyrikan, seorang anak tidak boleh melaksanakannya.

Sikap Yang Tepat Dalam Menghadapi Perintah Yang Bertentangan Dengan Ajaran Agama

Seorang anak yang dihadapkan dengan perintah dari orangtua yang bertentangan dengan ajaran agama Islam harus memilih sikap yang tepat. Berikut adalah sikap yang bisa diambil dalam situasi tersebut:

  1. Berdialog Dengan Tenang dan Bijaksana
  2. Saat orangtua memerintahkan sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama, seorang anak dapat mencoba untuk berdialog dengan orangtua secara tenang dan bijaksana. Anak bisa mencoba menyampaikan pandangannya dan menjelaskan mengapa tindakan yang diminta oleh orangtua tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama Islam. Sehingga diharapkan dapat tercapai pemahaman yang baik antara anak dan orangtua.

  3. Mencari Solusi Tengah
  4. Jika dialog tidak membuahkan hasil, seorang anak dapat mencoba mencari solusi tengah yang dapat memuaskan kedua belah pihak. Anak dapat mencoba untuk menawarkan solusi lain yang tetap menghormati orangtua namun tidak melanggar ajaran agama Islam.

  5. Berdoa Kepada Allah SWT
  6. Berdoa merupakan langkah yang sangat penting dalam menghadapi situasi ini. Anak dapat berdoa kepada Allah SWT agar diberikan kekuatan dan petunjuk dalam menghadapi perintah orangtua yang bertentangan dengan ajaran agama. Berdoa juga merupakan cara untuk memohon agar orangtua diberikan hidayah oleh Allah SWT.

  7. Mencari Bantuan Orang Lain
  8. … (lanjutan dari poin ke-4)

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apakah patuh pada orangtua yang memerintahkan kemaksiatan atau kemusyrikan?

Tidak, dalam ajaran Islam tidak diperbolehkan untuk patuh pada perintah orangtua yang menyuruh melakukan kemaksiatan atau kemusyrikan. Ketaatan kepada orangtua tidak boleh melanggar ketaatan kepada Allah SWT.

2. Bagaimana jika orangtua memaksa untuk melanggar ajaran agama?

Jika orangtua memaksa untuk melanggar ajaran agama, seorang anak tidak boleh melaksanakannya. Anak harus tetap berusaha menjaga hubungan yang baik dengan orangtua namun tidak boleh melanggar ajaran agama.

3. Apakah boleh berdialog dengan orangtua saat ada perintah yang bertentangan dengan ajaran agama?

Iya, berdialog dengan orangtua merupakan langkah yang sangat bijaksana untuk mencari solusi yang baik dalam situasi tersebut. Anak dapat mencoba untuk menyampaikan pandangannya dengan tenang dan bijaksana.

Redaksi Ilmiah

Ilmiah merupakan situs media online yang menyajikan berita dan informasi terbaru di Indonesia yang paling update.
Back to top button