Di Bawah Ini Yang Bukan Merupakan Tujuan Pembuatan Infografis Adalah

Infografis adalah representasi visual dari informasi atau data yang disajikan dalam bentuk grafis untuk memudahkan pemahaman. Infografis sering digunakan dalam berbagai bidang termasuk pendidikan, pemasaran, jurnalisme, dan bisnis. Pembuatan infografis memiliki beberapa tujuan yang penting untuk dicapai, namun ada juga hal-hal yang bukan merupakan tujuan utama dari pembuatan infografis. Di bawah ini adalah hal-hal yang bukan merupakan tujuan pembuatan infografis:

1. Membuat Infografis Hanya untuk Estetika

Infografis bukan hanya tentang keindahan visual, meskipun estetika memang sangat penting. Tujuan utama dari pembuatan infografis adalah untuk menyampaikan informasi atau data secara jelas dan mudah dipahami. Menariknya desain dan komposisi visual akan menambah daya tarik, namun tidak boleh mengalahkan kejelasan dan keakuratan informasi yang disampaikan.

2. Menampilkan Banyak Data Tanpa Seleksi

Tujuan pembuatan infografis bukan untuk menumpahkan semua data yang dimiliki tanpa seleksi. Infografis harus mampu menyajikan informasi yang relevan dan penting bagi audiens. Memilih data yang krusial dan menyajikannya secara singkat namun padat akan membuat infografis lebih efektif.

3. Membingungkan Audience dengan Terlalu Banyak Informasi

Infografis tidak dibuat untuk membingungkan audiens dengan terlalu banyak informasi. Tujuannya justru sebaliknya, yaitu untuk membantu audiens memahami informasi dengan lebih mudah. Oleh karena itu, pilihlah informasi yang akan disajikan dengan hati-hati dan hindari overloading infografis dengan data yang berlebihan.

4. Menyajikan Informasi Tanpa Fakta yang Valid

Tujuan utama pembuatan infografis adalah menyajikan informasi yang faktual, sehingga tunggu sejenak sebelum menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Memastikan fakta-fakta yang disajikan valid dan akurat sangat penting untuk menjaga kredibilitas infografis.

5. Menciptakan Infografis Tanpa Memikirkan Target Audience

Infografis harus dibuat dengan mempertimbangkan siapa target audiensnya. Pembuatan infografis tanpa memikirkan siapa yang akan melihatnya bisa membuat infografis menjadi tidak efektif. Pertimbangkan karakteristik, kebutuhan, dan preferensi audiens untuk menciptakan infografis yang tepat sasaran.

Faktor-Faktor Penting dalam Pembuatan Infografis

Selain memahami apa yang bukan merupakan tujuan pembuatan infografis, penting juga untuk memahami faktor-faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam proses pembuatan infografis.

1. Menentukan Tujuan Infografis

Sebelum memulai pembuatan infografis, tentukan terlebih dahulu tujuan dari infografis yang akan dibuat. Apakah tujuannya adalah untuk mengedukasi, menghibur, atau meyakinkan audiens? Dengan mengetahui tujuan infografis, kita dapat merancang desain dan konten infografis dengan lebih tepat.

2. Memilih Data yang Relevan

Infografis harus mampu menyajikan informasi yang relevan dan penting bagi audiens. Oleh karena itu, pilihlah data yang akan disajikan dengan hati-hati dan hindari overloading infografis dengan data yang berlebihan.

3. Mendesain Infografis Secara Menarik

Desain infografis merupakan hal yang tak kalah pentingnya. Infografis harus dirancang sedemikian rupa sehingga menarik perhatian audiens. Gunakan kombinasi warna yang menarik, layout yang berimbang, dan ikon-ikon yang relevan untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.

4. Menyajikan Informasi secara Jelas

Keterbacaan infografis sangat penting. Pastikan setiap informasi yang disajikan mudah dipahami oleh audiens. Gunakan teks yang mudah dibaca, ukuran font yang cukup besar, dan tata letak yang teratur.

5. Memikirkan Distribusi Infografis

Setelah infografis selesai dibuat, maka penting untuk memikirkan bagaimana cara mendistribusikannya kepada audiens. Infografis bisa ditempatkan di situs web, sosial media, atau bahkan bisa dipublikasikan dalam bentuk cetak jika diperlukan.

6. Menerima Umpan Balik dan Melakukan Evaluasi

Terakhir, setelah infografis didistribusikan, jangan lupa untuk menerima umpan balik dari audiens. Evaluasi bagaimana infografis ditanggapi dan apakah tujuan dari pembuatan infografis telah tercapai. Dari sini, kita bisa belajar untuk membuat infografis yang lebih baik di masa depan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah semua infografis harus memiliki data numerik?

Tidak, infografis tidak selalu harus memiliki data yang bersifat numerik. Infografis juga bisa digunakan untuk menyampaikan informasi berupa urutan kronologis, perbandingan, atau bahkan hanya untuk menyampaikan fakta-fakta menarik.

2. Berapa banyak teks yang boleh dimasukkan ke dalam infografis?

Idealnya, infografis sebaiknya memiliki teks yang singkat dan padat. Jangan sampai infografis terlalu banyak menggunakan teks karena hal tersebut dapat membuat infografis kurang efektif dalam menyampaikan pesan.

3. Bolehkah infografis digunakan untuk keperluan akademis atau penelitian?

Tentu saja, infografis dapat digunakan dalam keperluan akademis atau penelitian. Infografis bisa menjadi metode yang efektif untuk menyajikan data dan informasi yang relevan dalam sebuah kajian atau penelitian.

4. Perlukah saya memiliki kemampuan desain grafis untuk membuat infografis?

Tidak selalu. Saat ini sudah banyak tools atau perangkat lunak yang memudahkan siapapun untuk membuat infografis tanpa harus memiliki kemampuan desain grafis yang mumpuni.

Dengan memahami apa yang tidak menjadi tujuan dari pembuatan infografis, serta faktor-faktor penting dalam pembuatan infografis, kita diharapkan dapat membuat infografis yang lebih efektif dalam menyampaikan pesan dan informasi kepada audiens. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca!

Redaksi Ilmiah

Ilmiah merupakan situs media online yang menyajikan berita dan informasi terbaru di Indonesia yang paling update.
Back to top button