Wiki

Besaran Besaran Berikut Ini Yang Merupakan Besaran Turunan Adalah

Dalam fisika, besaran turunan adalah besaran yang dihitung atau diukur dengan mendasarkan pada besaran-besaran dasar. Besaran dasar sendiri adalah besaran-besaran yang tidak dapat didefinisikan secara lebih sederhana, sementara besaran turunan adalah hasil perkalian atau pembagian dari besaran dasar. Berikut ini adalah beberapa contoh besaran turunan:

1. Luas

Luas merupakan besaran turunan yang dihitung dari perkalian dua besaran panjang. Dalam rumus luas persegi panjang, kita mengalikan panjang dengan lebar untuk mendapatkan luasnya. Besaran panjang sendiri adalah besaran turunan dari besaran meter, yang merupakan besaran dasar dalam sistem metrik.

2. Volume

Volume adalah besaran turunan yang dihitung dari perkalian tiga besaran panjang. Dalam rumus volume balok, kita mengalikan panjang, lebar, dan tinggi untuk mendapatkan volumenya. Volume juga dapat dihitung dari perkalian luas alas dengan tinggi, seperti pada rumus volume tabung. Besaran volumenya sendiri merupakan hasil dari induksi dari besaran panjang, sehingga termasuk dalam besaran turunan.

3. Kecepatan

Kecepatan adalah besaran turunan yang dihitung dari pembagian dua besaran jarak. Dalam fisika, rumus kecepatan sering kali menggunakan rumus v = s/t, di mana v adalah kecepatan, s adalah jarak, dan t adalah waktu. Besaran jarak dan waktu sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran meter dan detik yang merupakan besaran dasar.

4. Percepatan

Percepatan adalah besaran turunan yang dihitung dari perubahan kecepatan terhadap waktu. Rumus percepatan sering dinyatakan sebagai a = Δv/Δt, di mana a adalah percepatan, Δv adalah perubahan kecepatan, dan Δt adalah perubahan waktu. Besaran kecepatan dan waktu sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran meter per detik dan detik yang merupakan besaran dasar.

5. Energi

Energi adalah besaran turunan yang dihitung dari dua besaran massa dan kecepatan. Rumus energi kinetik adalah E = 0.5 * m * v^2, di mana E adalah energi kinetik, m adalah massa, dan v adalah kecepatan. Besaran massa dan kecepatan sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran kilogram dan meter per detik yang merupakan besaran dasar.

6. Daya

Daya adalah besaran turunan yang dihitung dari pembagian dua besaran energi dengan waktu. Rumus daya sering dinyatakan sebagai P = W/t, di mana P adalah daya, W adalah energi, dan t adalah waktu. Besaran energi dan waktu sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran joule dan detik yang merupakan besaran dasar.

7. Tekanan

Tekanan adalah besaran turunan yang dihitung dari pembagian dua besaran gaya dengan luas. Rumus tekanan sering dinyatakan sebagai P = F/A, di mana P adalah tekanan, F adalah gaya, dan A adalah luas. Besaran gaya dan luas sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran newton dan meter persegi yang merupakan besaran dasar.

8. Usaha

Usaha adalah besaran turunan yang dihitung dari perkalian dua besaran gaya dengan jarak. Rumus usaha sering dinyatakan sebagai W = F * s * cos(θ), di mana W adalah usaha, F adalah gaya, s adalah jarak, dan θ adalah sudut antara gaya dan arah perpindahan. Besaran gaya dan jarak sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran newton dan meter yang merupakan besaran dasar.

9. Momentum

Momentum adalah besaran turunan yang dihitung dari perkalian dua besaran massa dengan kecepatan. Rumus momentum sering dinyatakan sebagai p = m * v, di mana p adalah momentum, m adalah massa, dan v adalah kecepatan. Besaran massa dan kecepatan sama-sama merupakan besaran turunan dari besaran kilogram dan meter per detik yang merupakan besaran dasar.

10. Frekuensi

Frekuensi adalah besaran turunan yang dihitung dari pembalikan besaran waktu. Rumus frekuensi sering dinyatakan sebagai f = 1/T, di mana f adalah frekuensi, dan T adalah periode. Besaran waktu sendiri merupakan besaran turunan dari besaran detik yang merupakan besaran dasar.

Penutup

Demikianlah beberapa contoh besaran turunan yang dapat dijumpai dalam dunia fisika. Dengan memahami besaran turunan, kita dapat lebih memahami hubungan antara besaran-besaran dasar dan besaran yang dihasilkan dari kombinasi atau perubahan besaran dasar tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat dalam memperluas pengetahuan kita tentang fisika.

FAQ (Frequently Asked Questions)

Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai besaran turunan:

  • 1. Apa itu besaran turunan?
  • 2. Apa perbedaan besaran dasar dan besaran turunan?
  • 3. Mengapa penting untuk memahami besaran turunan dalam fisika?
  • 4. Apa contoh besaran turunan dalam kehidupan sehari-hari?
  • 5. Bagaimana cara menentukan besaran turunan dari besaran dasar?

Redaksi Ilmiah

Ilmiah merupakan situs media online yang menyajikan berita dan informasi terbaru di Indonesia yang paling update.
Back to top button