Wiki

Berdasarkan Tujuan Cerita Sejarah Dapat Diidentifikasikan Menjadi Dua Yaitu

Cerita sejarah merupakan bagian penting dari warisan budaya manusia. Melalui cerita sejarah, kita dapat memahami bagaimana peradaban manusia berkembang dari masa ke masa. Namun, tidak semua cerita sejarah memiliki tujuan yang sama. Berdasarkan tujuannya, cerita sejarah dapat diidentifikasikan menjadi dua, yaitu cerita sejarah akademis dan cerita sejarah populer.

Cerita Sejarah Akademis

Sejarawan dan akademisi sering kali menggunakan cerita sejarah akademis untuk menyajikan hasil penelitian dan analisis mereka terhadap peristiwa-peristiwa sejarah. Cerita sejarah akademis memiliki tujuan utama untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang peristiwa sejarah dan membedahnya dari berbagai sudut pandang.

Karakteristik Cerita Sejarah Akademis

Cerita sejarah akademis memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari cerita sejarah populer. Karakteristik tersebut antara lain:

  • Fakta Historis: Cerita sejarah akademis didasarkan pada fakta historis yang dapat dipertanggungjawabkan melalui bukti-bukti yang ada. Sejarawan akademis tidak hanya mengandalkan cerita-cerita turun-temurun, melainkan juga melakukan penelitian mendalam untuk memastikan kebenaran fakta-fakta sejarah yang disampaikan.
  • Analisis Kritis: Sejarawan akademis memberikan analisis kritis terhadap peristiwa sejarah yang disampaikan. Mereka mengaitkan peristiwa-peristiwa tersebut dengan konteks sosial, ekonomi, politik, dan budaya pada masa itu.
  • Jurnal dan Publikasi Ilmiah: Hasil penelitian sejarawan akademis umumnya dipublikasikan dalam jurnal-jurnal ilmiah dan buku-buku akademis yang diperiksa oleh rekan sejawat untuk memastikan validitasnya.

Contoh Cerita Sejarah Akademis

Contoh 1: Sebuah buku tentang Revolusi Industri di Inggris yang didasarkan pada penelitian arsip dan sumber-sumber primer. Buku ini memberikan analisis mendalam tentang dampak revolusi tersebut terhadap masyarakat dan ekonomi saat itu.

Contoh 2: Artikel jurnal mengenai Perang Dunia II yang menyoroti peran perempuan dalam perang dan dampaknya terhadap perubahan sosial di berbagai negara.

Cerita Sejarah Populer

Cerita sejarah populer lebih sering kita temui dalam bentuk buku-buku, film, atau acara televisi yang ditujukan untuk masyarakat umum. Tujuan cerita sejarah populer adalah untuk menghibur dan memberikan pemahaman umum tentang peristiwa sejarah tanpa terlalu mendalami analisis kritis.

Karakteristik Cerita Sejarah Populer

Cerita sejarah populer memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari cerita sejarah akademis. Karakteristik tersebut antara lain:

  • Naratif Menarik: Cerita sejarah populer ditulis dengan naratif yang menarik dan dramatis untuk menarik minat pembaca atau penonton. Sejarah sering kali dipresentasikan dalam bentuk cerita yang mengalir tanpa terlalu mendalami analisis akademis.
  • Kecenderungan Vereinfachung: Cerita sejarah populer cenderung menyederhanakan peristiwa sejarah dan menghindari kompleksitas analisis yang dapat membingungkan pembaca atau penonton.
  • Berfokus pada Tokoh atau Peristiwa Penting: Cerita sejarah populer sering kali berfokus pada tokoh-tokoh penting atau peristiwa-peristiwa dramatis yang menarik perhatian masyarakat umum.

Contoh Cerita Sejarah Populer

Contoh 1: Sebuah film tentang Kehidupan Ratu Elizabeth I yang menampilkan kisah dramatis tentang kehidupan penguasa hebat tersebut tanpa terlalu mendalami konteks sejarahnya.

Contoh 2: Sebuah buku tentang Perang Salib yang menyajikan cerita penuh dengan aksi dan petualangan para ksatria tanpa memberikan analisis mendalam tentang latar belakang perang tersebut.

Perbedaan Cerita Sejarah Akademis dan Populer

Perbedaan antara cerita sejarah akademis dan populer dapat dirangkum dalam tabel berikut:

Cerita Sejarah AkademisCerita Sejarah Populer
Berfokus pada analisis mendalamBerfokus pada naratif menarik
Mengutamakan fakta historisCenderung menyederhanakan peristiwa sejarah
Dipublikasikan dalam jurnal ilmiah dan buku akademisDitulis dalam bentuk buku, film, atau acara televisi untuk masyarakat umum

FAQ

1. Mengapa cerita sejarah akademis lebih mendalam daripada cerita sejarah populer?

Cerita sejarah akademis lebih mendalam karena sejarawan akademis melakukan penelitian dan analisis yang mendalam terhadap peristiwa-sejarah yang disajikan. Mereka juga mengutamakan fakta historis dan menganalisisnya dari berbagai sudut pandang.

2. Apakah cerita sejarah populer juga bisa memberikan pemahaman yang baik tentang sejarah?

Tentu saja. Meskipun tidak sekompleks cerita sejarah akademis, cerita sejarah populer tetap dapat memberikan pemahaman umum tentang peristiwa sejarah yang menarik dan menghibur.

3. Manakah yang lebih penting, cerita sejarah akademis atau populer?

Kedua cerita sejarah tersebut memiliki kepentingan masing-masing. Cerita sejarah akademis penting untuk memahami secara mendalam tentang peristiwa sejarah, sementara cerita sejarah populer penting untuk menyebarkan pengetahuan sejarah kepada masyarakat umum dengan cara yang menarik.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan tujuannya, cerita sejarah dapat diidentifikasikan menjadi dua, yaitu cerita sejarah akademis dan cerita sejarah populer. Keduanya memiliki peran yang penting dalam memperkaya pengetahuan tentang sejarah manusia.

Redaksi Ilmiah

Ilmiah merupakan situs media online yang menyajikan berita dan informasi terbaru di Indonesia yang paling update.
Back to top button